Berita Terkini

Komisi Pemiihan Umum Kabupaten Alor melaksanakan pendidikan pemilih bertajuk KPU Mengajar di SMA Katolik Santo Yoseph Kalabahi

Teman Pemilih, Komisi Pemiihan Umum Kabupaten Alor melaksanakan pendidikan pemilih bertajuk "KPU Mengajar" di SMA Katolik Santo Yoseph Kalabahi, Sabtu (28/2).

Kegiatan dibuka oleh Wakasek Kesiswaan, Drs. Vinsensius Uran. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih atas kehadiran KPU Kabupaten Alor untuk memberikan pendidikan pemilih kepada siswa-siswi calon pemilih pemula dan meminta siswa-siswi agar menyimak materi-materi dengan baik.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Anggota KPU Kabupaten Alor, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Imanuel Mau Dollu didampingi Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kabupaten Alor, Erwin Frangky Kaseh beserta staf, Debbisianti Dewi Blegur dan Rionaldo Syofyan Kinanggi. Sedangkan peserta kegiatan adalah siswa-siswi kelas XI dan XII.

Materi-materi yang disajikan diantaranya, apa itu pemilu dan pilkada, jenis-jenis pemilu dan pilkada, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, tugas penyelenggara pemilu dan syarat menjadi pemilih. Materi-materi yang disajikan disimak dan diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi.

Diakhir kegiatan, siswa-siswi diberikan kesempatan untuk memberikan pertanyaan dan tanggapan atas materi yang disampaikan dalam sesi diskusi. Di sesi ini siswa-siswi terlibat aktif dalam memberikan pertanyaan-pertanyaan yang kemudian direspon oleh pemateri.

Sebagai pemateri, Imanuel Mau Dollu mengaku bangga dengan antusias siswa yang begitu luar biasa sehingga dapat menghidupkan diskusi. "Antusias yang luar biasa, pertanyaan-pertanyaan yang kritis, ini artinya para siswa benar-benar menyimak materi secara keseluruhan", ujar Ima.

Di tempat yang sama, Wakasek Kesiswaan, Drs. Vinsensius Uran mengapresisasi KPU Kabupaten Alor yang telah memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada siswa-siswi SMA Katolik St. Yoseph. "Materi-materi yang telah disampaikan kiranya menjadi bekal siswa-siswi untuk menjadi pemilih pemula di Pemilu yang akan datang", ujarnya.

Pendidikan pemilih bertujuan untuk membangun pengetahuan pemilih, menumbuhkan kesadaran pemilih, meningkatkan partisipasi pemilih dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta kemampuan masyarakat/pemilih tentang pemilu.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 50 kali