Berita Terkini

SMA NEGERI 2 KALABAHI KUNJUNGI KPU ALOR

SMA Negeri 2 Kalabahi mengunjungi KPU Alor, Kamis, 27 Juli 2023. Kunjungan tersebut dalam kaitannya dengan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Jumlah pelajar yang datang sebanyak 59 orang termasuk didalamnya adalah guru pendamping. 

Koordinator P5 Adel Bernadeta Bana, S.Pd, mengatakan, P5 merupakan salah satu bagian dari Kurikulum Merdeka Belajar.

“Kami punya kegiatan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema Suara Demokrasi. Dan kami ke sini untuk melihat rumah pintar pemilu,” kata Adel, saat menyampaikan maksud kedatangan mereka.

Kunjungan tersebut diterima Ketua KPU Alor Maria Goreti Padu Keray, Ketua Divisi Sosialisasi Charlemen Djahadael dan Ketua Divisi Teknis Munawir Laamin. 
    
Padu Keray mengaku senang dengan kunjungan para pelajar. Baginya, kehadiran para pelajar sebagai pertanda bahwa kaum mileneal memiliki kepedulian terhadap pembangunan demokrasi. 

“Adik-adik saya yakin telah mengetahui banyak tentang demokrasi dan Pemilu di sekolah. Tapi dengan kehadiran di KPU, adik-adik pelajar akan mendapatkan referensi serta pengalaman berbeda. Karena KPU adalah lembaga teknis yang dibentuk negara untuk melaksanakan Pemilu,” kata Padu Keray.  

Padu Keray mengibaratkan KPU sebagai sebuah jembatan. Di mana jembatan tersebut yang kemudian dilewati peserta pemilu untuk mendapatkan legitimasi public guna menjadi wakil di legislatif serta pemimpin di eksekutif. 

Para pelajar kemudian diarahkan ke RPP. Di RPP, para pelajar di pandu Ketua Divisi Sosialisasi Charlemen Djahadael. 

Sambil menunjuk, Djahadael menjelaskan isi pigura, denah TPS, dan dokumen perolehan suara kepada para pelajar. Para pelajar tampak antusias dan mendengarkan dengan saksama setiap detail penjelasan yang disampaikan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Sesi diskusi berlangsung menarik. Hujan pertanyaan dilayangkan kepada ketua teknis dan ketua divisi sosialisasi. 

Mereka bertanya tentang mengapa perlu ada syarat 30 persen perempuan dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD, juga ada pertanyaan tentang kemanakah suara dari parpol yang tidak lolos ke DPR/DPRD, apa dampak negatif golput, apa dukungan KPU kepada penyandang disabilitas pada hari pemungutan suara, dan beberapa pertanyaan kritis lain.

Diakhir kegiatan, Koordinator Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila, ibu Adel Bernadeta Bana, S.Pd meminta kesediaan KPU untuk hadir sekaligus memberikan arahan dalam pemilihan ketua OSIS mendatang.*

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 409 kali